Selasa, 9 Mac 2010

Di mana kita....

Assalamualaikum w.b.t. Pertama dan selamanya,marilah kita merafa'kan setinggi rasa
syukur kepada Allah kerana dengan limpah hidayahNya dapat lagi kita hidup dan diberi peluang
untuk mempertingkatkan diri disamping bertaubat kepada Allah...

Saya nak ajak semua berfikir mengenai satu perkara iaitu:...
KETAWA

Perlukah ketawa dalam hidup kita?
Adakah ianya dapat menenangkan jiwa kita sewaktu kita bermuram?
Sebenarnya,ketawa tidak dilarang dalam Islam tetapi ianya menjadi terlarang apabila
ia menyebabkan kelalaian kepada Allah..

sebagai contoh tanpa ilustrasi:
HaHaHa...lawak giler Dol...!!!

Alangkah baiknya jika setiap yang kita ucapkan dapat meningkatkan
keimanan dan membuat manusia ingat kepada Allah...

contoh tanpa ilustrasi yang kedua:
HaHaHa.... aku sudah hampir meninggalkan dunia..!!!!

Dan alangkah hinanya jika disaat kita hampir bertemu Allah pun kita sempat lagi
menggelapkan hati kita..nauzubillah...

Bukankah Islam menganjurkan cara yang lebih baik untuk menzahirkan kegembiraan kita?
Indahnya jika Islam dipraktikkan dalam segenap kehidupan..

Para sahabat generasi awal dahulu lebih banyak menangis daripada bergembira sedangkan
ada diantara mereka yang telah dijamin masuk syurga...

Bagaimana pula dengan kita?
Adakah sudah cukup untuk kita bertemu dengan Allah nanti dengan membawa
amalan-amalan kita yang sedikit ditambah pula dengan dosa-dosa yang menggunung?

Jadi,sebagai dai'e pada masa akan datang, kita seharusnya mempersiapkan diri dengan
melengkapkan kriteria sebagai rajul akidah supaya apabila berhadapan dengan masyarakat,
mereka akan tertarik dengan akhlak kita seterusnya mengikuti perjuangan yang
mulia ini....
wassalam...

muslimah princess

Ahad, 14 Februari 2010

Teman Sejati Tetap Di Hatiku

Bertemu sebuah pertemuan,
Kini hadirnya sebuah ikatan,
Tercipta seribu kenangan,
Kini lahirnya sebuah perpisahan,
Menguji keutuhan dua hati satu jiwa,
Yang bergelar teman sejati.

Yang selalu berada di sisi temannya,
Ketika temannya dalam kesunyian,
Teman sejati tidak akan membiarkan temannya,
Kesunyian, dan susah hati,
Dan akan memahami perasaan temannya itu.

Aku sudah mempunyai teman sejati,
Tetapi mereka tidak di sisiku lagi,
Kerana aku tidak ada di sekolah,
Yang penuh makna, dan kenangan.

Walaupun aku sudah tiada di sisi mereka,
Tetapi aku tetep di hati mereka,
dan mereka tetep di hatiku,
Memenuhi ruang kosong dan kesunyian,
Tanpamu teman, terasa diri ini kesunyian.

Kerana tali persahabatan kami,
Tidak akan terputus dan hancur,
Hanya takdir yang dapat memutuskannya,
Teman sejati, kau tetap di hatiku.

Jumaat, 15 Januari 2010

Surat Dari Iblis... Untuk renungan dan iktibar

(Surat ini akan membuat anda benar-benar berfikir)

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktiviti harianmu.

Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu

Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai
santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat
ketempat tidurmu

Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak
merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku.

Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,

dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .

Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.

Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.

Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap
memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana
untukmu dihari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,

dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.

Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH

Aku benar-benar berterima kasih padamu, karena aku sudah menunjukkan
kepadaNYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita
jalani

Kita nonton film 'porno' bersama, memaki orang, mencuri, berbohong,munafik,
makan sekenyang-kenyangya, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari
belakang, tidak hormat pada orang tua ,

Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.

Ayuhlah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama selamanya.

Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.

Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.

Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH' kerana sudah mengizinkanku
memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.

Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.

Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.

Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.

Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong,
berjudi,bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.

Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.

Begitulah anak-anak .

Baiklah aku persilakan kau bergerak sekarang.

Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas
dosa-dosamu.

Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi di usiamu sekarang dan tetap
melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.

Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.

Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik dimata ALLAH.

Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan memberi surat ini dengan sesiapapun

Blogger template 'FlowerFlush' by Ourblogtemplates.com 2008